Terpopuler: Kombes Agus Nurpatria Dipecat dari Polri, Anies Diperiksa KPK 11 Jam
SuaraJakarta.id - Kombes Agus Nurpatria dipecat dari Polri. Hal ini diputuskan oleh majelis quickq不能用支付宝充值了hakim sidang etik Polri, Rabu (7/9/2022).
Agus Nurpatria dipecat tidak hormat terkait kasus obstruction of justice Brigadir J.
Berita mengenai Kombes Agus Nurpatria dipecat dari Polri ini merupakan satu dari lima berita SuaraJakarta.id—grup Suara.com—yang paling banyak dibaca, Rabu (7/9/2022).
Lainnya ada berita soal Anies Baswedan diperiksa KPK 11 jam terkait Formula E, lalu KSAD Jenderal Dudung Abdurachman jawab isu disharmoni dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Baca Juga:Soal Pemeriksaan 3 Kapolda Diduga Terlibat Kasus Ferdy Sambo, Polri: Itsus Belum Lakukan Pendalaman
Kemudian, pendukung dan pendemo Anies adu mulut di depan KPK, dan viral warga 'sembah' makam orang Tionghoa di Pamijahan Bogor.
Berikut daftar lima berita SuaraJakarta.id terpopuler selengkapnya:
1. Terlibat Permufakatan Tutupi Kasus Brigadir J, Kombes Agus Nurpatria Dipecat Tidak Hormat
![Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (tengah) mengumumkan Kombes Agus Nurpatria disanksi pemberhentian tidak hormat atau dipecat tidak hormat terkait kasus Brigadir J. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/08/10/81525-kadivhumas-polri-irjen-pol-dedi-prasetyo-tengah.jpg)
Kombes Agus Nurpatria dipecat tidak hormat. Salah satu alasannya karena terbukti terlibat dalam permufakatan menutupi kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, yang didalangi Irjen Ferdy Sambo.
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, hasil sidang etik memutuskan mantan Kaden A Biro Paminal Divisi Propam Polri Kombes Agus Nurpatria disanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau dipecat.
Baca Juga:Ini Hasil Pemeriksaan Lie Detector Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi dan ART Susi
Baca selengkapnya
2. Anies Diperiksa 11 Jam Terkait Formula E, Legislator: Positif Thinking Saja pada KPK
![Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah selesai jalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (7/9/2022). Ia diperiksa selama 11 jam terkait Formula E. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/09/07/55146-anies-baswedan-anies-diperiksa-kpk-kpk.jpg)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (7/9/2022) malam. Anies diperiksa terkait event Formula E.
Terkait pemeriksaan Anies ini, anggota DPRD Jakarta Mohamad Taufik menilai KPK memang perlu memanggil orang nomor satu di Ibu Kota itu terkait Formula E agar persoalan ini menjadi jelas.
Baca selengkapnya
3. Camat Pamijahan Buka Suara Soal Ramai Warganya 'Sembah' Makam Orang Etnis Tionghoa
Sebelumnya Selanjutnya- 1
- 2
(责任编辑:焦点)
- Polwan Mojokerto Diduga Bakar Suaminya yang Sama
- Yenny Wahid dan Brikade Gus Dur Dukung Ganjar
- Lelang Tahap II WK Migas 2024: PT Huatong Menang di Air Komering
- Pasangan AMIN Jadi yang Pertama Daftar Capres Cawapres di KPU
- Mendagri Tito Karnavian Sebut Ada 5 Pj Gubernur yang Maju di Pilkada 2024
- Periksa Saksi
- Tragis, Kronologi Kemaluan Suami Dikapak Istri, Sakit Hati Kerap Diejek Berkulit Gelap
- Sri Mulyani Bawa Kabar Baik: APBN April Cetak Surplus Lagi!
- Aturan Sanksi Pelanggar LHKPN Masih Lemah, KPK Usul Pelapor yang Tak Jujur Tidak Dilantik
- APBN Tak Cukup, TP Rachmat Bantu Negara Sediakan Hunian Rakyat
- Bercinta Ditolak Sabit Bertindak, Kakek di Ngawi Bacok Istri Lalu Bunuh Diri
- FOTO: Menyembuhkan Penyakit Lewat Terapi Sengat Lebah di Irak
- Imigrasi Amankan 8 WNA Terkait Dugaan Pembuatan Uang Palsu di Jaksel
- Apa yang Terjadi Jika Minum Air Kelapa Setiap Hari?
- Daftar Kegiatan Seru dan Promo Menarik di Jakarta x Beauty 2023
- Siapa Sosok 'Kakak Asuh' yang Begitu Kuat Pengaruhnya Dalam Kasus Ferdy Sambo?
- Ketua KPU Hasyim Asy'ari Kena Sanksi Peringatan Keras
- Pramugari Ingatkan Penumpang Tak Lepas Alas Kaki di Pesawat, Kenapa?
- IIMS Surabaya Akan Berlangsung Akhir Bulan Mei
- Jasindo Bukukan Laba Rp67,81 Miliar per April 2025, Naik 68%